IHSG Memerah, Asing Lepas Rp424 Miliar: Saham Bank dan TPIA Jadi Sasaran Jual

https://images.openai.com/static-rsc-4/1SwV_705uhjIlmsOWtR8EUJhecT7glZmNiEnIkm73mAbCq49hwvKqxEj9zzWB-W-vjJVgSr9jycVDsbiqmaLukp_k2U2nvB9MVyXKAqIej3WaU4aIOVka-uYgOilgYea4CeRbmu03C8LH2I1Kr4nR8W5L1WCwLAw6m5FhvLMOjvOIo5gCN4f-xYRWdO78cZH?purpose=fullsize

https://images.openai.com/static-rsc-4/Rs9osFh9cVdZhn_tUV6oVY9JC2tgMOAOBCkRsIehmmsooxYuao85I0ed32ONr_OfhemdLlog9gt0vdALKmURPYxW62vJ6GEV5Uk_7ht6yqq6I-omCPb91_WFWUG_e6kkl9YdJ42ItlTrhfum5Pc5dj_DHnTdb_s3FieabDPzk0Bja0d9XV32jS7yB_ODZsXn?purpose=fullsize

https://images.openai.com/static-rsc-4/VwjLJy7moOZD1Nl1Dm9jGv9wf3ycaN1aioF_yEDNqoWEnRAaUECUCEw3d67EFqny5qwnOpgxONFaJcqQI_Z35JZrxRwi6r3Cym5v03R6cd5HrqpYRdEsRKv6WGyKCJkp1LjbZRmxGcJIqE3XNRYYjsEcGXIRQT2VoGn5nKywZPzOQqSWYagb0jcFSFUNXaEl?purpose=fullsize

IHSG memerah pada sesi I perdagangan Senin, 7 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG turun 0,12% atau 8,29 poin ke level 6.628,19.

Di saat yang sama, investor asing mencatat net sell Rp424,06 miliar. Tekanan jual asing terutama terlihat pada sejumlah saham besar, termasuk Chandra Asri Pacific (TPIA), Bank Central Asia (BBCA), dan Petrindo Jaya Kreasi (CUAN).

IHSG Memerah pada Perdagangan Sesi I

Pergerakan IHSG pada Senin pagi sempat berada di zona positif. Namun, indeks kemudian berbalik melemah menjelang akhir sesi pertama.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG turun 0,12% ke level 6.628,19. Sebelumnya, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.667,75.

Dengan demikian, tekanan jual meningkat setelah IHSG sempat menguat pada awal perdagangan.

Pada sesi I, sebanyak 293 saham menguat. Sementara itu, 292 saham melemah dan 203 saham lainnya bergerak stagnan.

Asing Catat Net Sell Rp424,06 Miliar

Tekanan terhadap IHSG memerah semakin terlihat dari transaksi investor asing.

Investor asing mencatat penjualan bersih atau net sell Rp424,06 miliar pada sesi I. Berdasarkan volume transaksi, asing juga mencatat net sell sebanyak 254,74 juta lembar saham.

Data tersebut menunjukkan nilai saham yang dijual investor asing lebih besar dibandingkan pembeliannya pada periode tersebut.

Namun, kondisi ini tidak berarti seluruh saham Indonesia mengalami aksi jual. Beberapa saham justru menjadi incaran investor asing.

TPIA Jadi Salah Satu Saham yang Banyak Dijual

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi salah satu saham yang paling banyak dilepas investor asing.

Nilai net sell asing pada TPIA mencapai Rp81,67 miliar pada sesi I. Posisi berikutnya ditempati BBCA dengan Rp73,14 miliar dan CUAN dengan Rp66,06 miliar.

Selain itu, saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga mencatat net sell asing sebesar Rp65,58 miliar.

Kemudian, Kalbe Farma (KLBF) mencatat net sell asing sekitar Rp60,01 miliar.

Saham BUMI Justru Diburu Asing

Di tengah IHSG memerah, tidak semua saham mendapat tekanan jual.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) justru menjadi salah satu saham yang paling banyak dibeli investor asing. Nilai net buy asing pada BUMI mencapai Rp218,87 miliar.

Harga saham BUMI juga melonjak 6,67% ke level Rp224 pada sesi I.

Selain BUMI, investor asing juga mencatat net buy pada beberapa saham komoditas. Adaro Andalan Indonesia (AADI), Bukit Asam (PTBA), MNC Energy Investments (IATA), dan Indokripto Koin Semesta (COIN) masuk dalam daftar pembelian bersih asing.

Sektor Energi Masih Menguat

Pergerakan sektoral menunjukkan kondisi yang cukup beragam.

Dari 11 sektor di BEI, enam sektor berada di zona hijau pada sesi I. Sektor energi menjadi salah satu penguat utama dengan kenaikan 1,61%.

Beberapa saham energi mencatat kenaikan signifikan.

BUMI naik 6,67%. Kemudian PT Bukit Asam (PTBA) menguat 4,51%. Sementara itu, PT Petrosea (PTRO) naik 3,26%.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa pelemahan IHSG tidak terjadi merata pada seluruh sektor.

Saham Bank Besar Ikut Tertekan

Di sisi lain, saham perbankan besar justru mengalami tekanan.

BBCA turun 1,49% ke level Rp6.600. Kemudian BBRI melemah 1,47% ke Rp3.340.

Sementara itu, Bank Mandiri (BMRI) terkoreksi 0,90% ke Rp4.380. Bank Negara Indonesia (BBNI) juga turun 1,02% ke Rp3.900.

Tekanan pada saham berkapitalisasi besar ikut memberikan pengaruh terhadap pergerakan IHSG.

Namun, investor masih melakukan transaksi besar pada sejumlah saham pilihan.

Nilai Transaksi Tembus Rp8,47 Triliun

Aktivitas perdagangan saham pada sesi I cukup ramai.

Total nilai transaksi mencapai Rp8,47 triliun. Sementara itu, volume perdagangan mencapai 24,56 miliar saham dengan frekuensi transaksi sekitar 1,32 juta kali.

Kapitalisasi pasar BEI tercatat sekitar Rp11.615 triliun pada sesi tersebut.

Saham BUMI menjadi salah satu saham dengan nilai transaksi terbesar. Nilai transaksi BUMI mencapai sekitar Rp978,77 miliar.

Kemudian, PTRO mencatat nilai transaksi sekitar Rp269,97 miliar. BBRI berada berikutnya dengan transaksi sekitar Rp260,7 miliar.

Bursa Asia Bergerak Beragam

Pergerakan IHSG memerah juga terjadi ketika bursa Asia bergerak beragam.

Pada sesi perdagangan Senin, Nikkei Jepang menguat 1,97%. Sementara itu, Kospi Korea Selatan melonjak 4,15%.

Sebaliknya, Hang Seng Hong Kong turun 1,04%. Shanghai Composite juga terkoreksi 0,20%.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor di kawasan Asia masih merespons berbagai sentimen ekonomi dan pasar global.

Karena itu, pergerakan IHSG tidak hanya dipengaruhi faktor domestik.

Investor Asing Masih Selektif

Data transaksi menunjukkan investor asing tidak sepenuhnya meninggalkan pasar saham Indonesia.

Pada satu sisi, asing mencatat net sell Rp424,06 miliar secara keseluruhan pada sesi I. Namun, di sisi lain, investor asing tetap melakukan pembelian pada sejumlah saham.

BUMI menjadi contoh paling jelas. Saham tersebut justru mencatat net buy asing Rp218,87 miliar.

Artinya, investor asing masih melakukan seleksi terhadap saham yang dianggap memiliki peluang.

Kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa tekanan jual belum terjadi secara merata di seluruh pasar.

IHSG Masih Perlu Dicermati

Pelemahan IHSG sebesar 0,12% tergolong tipis. Namun, investor tetap perlu memperhatikan arah pergerakan indeks pada sesi berikutnya.

Arus dana asing menjadi salah satu indikator yang penting untuk diamati. Selain itu, pergerakan saham perbankan besar juga dapat memengaruhi indeks.

Sementara itu, penguatan saham energi memberikan bantalan terhadap tekanan pada sektor lainnya.

Karena itu, arah IHSG selanjutnya masih akan bergantung pada keseimbangan antara aksi jual dan aksi beli investor.

Apa Arti Net Sell Asing bagi IHSG?

Net sell asing tidak selalu berarti pasar saham Indonesia akan terus turun.

Investor asing dapat melakukan rotasi portofolio. Mereka bisa melepas saham tertentu dan membeli saham lain dalam waktu yang sama.

Pada perdagangan Senin, pola tersebut terlihat dari perbedaan antara saham yang banyak dijual dan saham yang justru dibeli asing.

Dengan demikian, IHSG memerah pada sesi I tidak bisa hanya dilihat dari satu indikator. Investor perlu melihat pergerakan sektor, saham unggulan, volume transaksi, dan arus dana secara bersamaan.

Kesimpulan

IHSG memerah pada sesi I perdagangan Senin, 7 September 2026. IHSG turun 0,12% atau 8,29 poin ke level 6.628,19.

Pada saat yang sama, investor asing mencatat net sell Rp424,06 miliar. TPIA, BBCA, CUAN, BBRI, dan KLBF menjadi beberapa saham yang banyak dilepas asing.

Namun, tekanan tersebut tidak terjadi pada semua saham. BUMI justru menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp218,87 miliar. Sektor energi juga menguat 1,61% pada sesi I.

Jadi, IHSG memerah bukan berarti seluruh pasar saham sedang jatuh. Investor asing masih melakukan seleksi dan rotasi dana. Pergerakan sesi berikutnya akan menjadi perhatian untuk melihat apakah tekanan jual berlanjut atau kembali mereda.

mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d slot gacor situs slot gacor slot gacor vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor apk slot slot slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor
vertu789